Posted on

Cara Jualan Online

Cara jualan online menarik untuk dikaji. Meski bukan pengusaha, tidak ada salahnya melihat peluang ini.

Aplikasi pesan seperti WhatsApp dan LINE tidak hanya untuk chatting atau bertukar pesan pribadi. Anda juga bisa memanfaatkannya untuk menjual barang. Sudah banyak online shop yang memanfaatkan cara ini.

Membayangkan berjualan online itu menarik sekaligus menyeramkan. Di satu sisi kita melihat ada kurang-lebih 90 juta pengguna internet di Indonesia, ada pasar besar di sini.

Tapi di sisi lain, sepertinya cara mulainya rumit.

Cara jualan online di website toko online sendiri memang agak merepotkan.

Namun, lebih baik Anda membangun situs e-commerce agar bisnis Anda terlihat lebih profesional.

Ketika seseorang ingin belanja, maka pertanyaan pertama mereka adalah dimana tempat membeli.

Benar, internet memudahkan konsumen menemukan penjual. Namun kemudahan itu sekaligus kutukan bagi Anda. Persaingan keras.

Ribuan toko online memompa tweet dan posting status setiap hari, dan semua mengklaim sebagai pilihan terbaik.

Ketika konsumen googling kata kunci ‘toko online [nama produk]’, maka hasil pencarian organik akan menampilkan 10 toko online disetiap halaman. Plus belasan toko online pengguna iklan AdWord dibagian atas, bawah dan sidebar.

keuntungan-jualan-online-bisnis-696x498.jpg

source : i0.wp.com

Trik Memasarkan

Hari ini Anda perlu alasan yang kuat agar konsumen memilih Anda.

Sementara banyak pakar social media menyarankan cara-cara generik memasarkan produk, disini saya akan berbagi dengan Anda satu trik yang jarang diketahui orang, yaitu :

Ketika konsumen berniat membeli barang, pertama-tama mereka akan mengumpulkan informasi sebagai acuan mengambil keputusan.

Bertolak dari data diatas, jelas bahwa online shop yang menyediakan informasi produk mendalam lebih berpeluang menarik minat konsumen.

Tanpa informasi, tidak ada alasan pengunjung tinggal di situs Anda. Dan pengunjung yang pergi jarang kembali.

Pertanyaannya kemudian, dimana tempat terbaik menyediakan informasi produk ?

Jawabannya adalah di halaman produk Anda.

Ketika seseorang berniat belanja online mengunjungi sebuah halaman produk, dapat dipastikan tujuan utamanya adalah menemukan segala informasi produk, yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan membeli (atau tidak).

Bayangkan bila deskripsi produk Anda cuma berisi 1-2 baris informasi seperti screenshot dibawah:

Jika Anda tidak memberi cukup informasi, sama saja Anda tidak memberi konsumen alasan membeli di toko Anda.

Konsumen akan mencari informasi di toko pesaing. Dan lebih sering daripada tidak, mereka juga akan membeli disana.

Karena Anda tidak mau kehilangan calon pembeli, Anda tidak punya pilihan selain menjadi penyedia informasi produk paling lengkap.

contoh-produk-dropship-2.jpg

source : writepreneurs.com

Tidak ada bukti yang lebih meyakinkan dalam pemasaran selain tampilan produk itu sendiri.

Sejumlah peneliti dari Victoria University of Wellington, Selandia Baru menemukan , orang lebih mempercayai klaim yang disertai foto daripada yang tidak, bahkan ketika klaim itu palsu.

Semakin tinggi kualitas foto, semakin besar pengaruhnya terhadap keputusan membeli konsumen.

Trik Menarik Pembeli

Dalam jangka panjang diskon menurunkan loyalitas konsumen (setelah Anda berhenti diskon, konsumen akan berburu diskon di tempat lain). Terlalu sering menawarkan diskon juga dapat mendevaluasi nilai produk dimata konsumen.

Sementara trik kelangkaan punya stigma buruk karena penjual nakal sering menyalahgunakannya.

Pikirkan satu jenis ketakutan yang bisa mendorong konsumen segera membeli produk Anda. Proses ini seharusnya mudah bagi Anda sebagai pemilik produk.

Selama berabad-abad produsen telah menggunakan ketakutan sebagai senjata pemasaran yang efektif.

Tapi sebelum menggunakan trik ini, terlebih dahulu Anda menyiapkan data berupa hasil penelitian (statistik).

Setelah data tersedia, Anda tinggal menambahkannya kedalam deskripsi produk.

Jualan-Online.png

source : i0.wp.com

Mulai Jualan

Sebenarnya berjualan secara online sekarang ini sangat mudah, sejak adanya marketplace (pasar online).

Contohnya seperti FJB Kaskus, OLX, Tokopedia.

Atau di social mediaFacebook, Instagram, dan BBM.

Membesarkan website sendiri butuh waktu, anda bisa memanfaatkan marketplace dan social media untuk memperkenalkan mereka ke website anda sendiri.

Meskipun repot, secara jangka panjang akan lebih bermanfaat kalau punya website sendiri.

Sebagian besar orang biasanya hanya menjual 1-5 produk secara online. Kalau anda juga seperti ini, jangan membuat toko online yang punya bermacam-macam fitur.

Tapi kalau anda punya puluhan produk, sistem ecommerce akan jadi lebih mudah.

Langkah-langkah Singkat :

1. Menentukan Mau Apa yang Dijual

2. Membangun Pondasi Media Sosial

3. Membuat Website Pribadi

4. Melakukan Pemasaran yang Tepat

5. Berikan Nilai Tambah

Itulah cara jualan online yang digabungkan dari beberapa sumber. Semoga ada manfaatnya ya…

References :
WWW.LIPUTAN6.COM
PANDUANIM.COM
ENTREPRENEURCAMP.ID
WRITEPRENEURS.COM
Baca Juga :
Tips Belanja Produk Fashion Onlien
Tips Membeli Mobil Bekas untuk Pemula
Mobil Bekas Paling Laris di Pasaran